40 Paskibra Resmi Dikukuhkan Wali Kota Samarinda, Persiapan Upacar HUT Ke-77 Kemerdekaan Indonesia

Wali Kota Samarinda Andi Harun, beri jabran berlangsung Pengukuhan Paskibra, di Aula Rumah Jabatan.

Wali Kota Samarinda Andi Harun, beri jabran berlangsung Pengukuhan Paskibra, di Aula Rumah Jabatan.

Portalborneo.or.id, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun resmi mengukuhkan 40 petugas pasukan pengibar bendera (Paskibra), jelang perayaan hari jadi ke-77 bangsa Indonesia, bertempatan di Aula Rumah Jabatan pada Senin (15/8/2022) malam.

Kegiatan pengukuhan 40 paskibra Kota Tepian, merupakan persiapan untuk Upacara HUT Ke-77 Indonesia, pada Rabu 17 Agustus 2022 yang akan datang. 

“Setelah seleksi latihan dan sebelum hari 17 Agustus (2022), sesuai dengan protab maka kita lakukan pengukuhan. Kita kukuhkan seluruhnya pada malam ini,” ujar Andi Harun saat dijumpai awak media usai acara pengukuhan Paskibra.

Berita Lainnya:  Dongkrak PAD, Walikota Samarinda Luncurkan 2 Kapal Pandu

Wali Kota Samarinda Andi Harun, usai mengukuhkan 40 para paskibra, dirinya meminta kepada para pelaksana tugas untuk mengistirahatkan diri terlebih dahulu, sehari sebelum pengibaran Sang Bendera Merah Putih.

“Tadi ada beberapa yang kurang fit. Besok tidak ada latihan. Besok istirahat, recovery pemulihan terutama untuk pemulihan suara. Seperti pemimpin upacaranya habis suaranya makanya disuruh istirahat agar bisa fit ketika bertugas. Ada 40 orang yang kita kukuhkan dengan jumlah seluruhnya (termasuk aparat TNI-Polri) 100 orang,” bebernya.

Berita Lainnya:  Walikota Samarinda Berharap Pemprov, Berikan Kesejahteraan Perawat Kaltim

Orang nomor satu di Samarinda, usai menjelaskan kondisi pengukuhan paskibra, tak lupa juga memberikan pesan untuk momen istimewa kemerdekan Indonesia Ke-77 kelak.

Sambung Wali Kota Samarinda, disaat hari jadi bangsa tahun ini yang mengusung tema “pulih lebih cepat, bangkit lebih cepat” memiliki makna yang dalam, yaitu wajib bersatunya masyarakat, baik terhadap pemerintah, aparat dan seluruh lapisan suku, agama dan bangsa.

Berita Lainnya:  Kutai Kartanegara Miliki Kualitas Beras Yang Mampu Bersaing Dengan Raja Lele

“Artinya kehidupan berbangsa dan bernegara bukaan cuman pemerintah tapi semua. Artinya jika kita semua kompak maka kita bersama bisa melakukan pemulihan lebih baik dan cepat. Kalau semua kompak Insyaallah tantangan apapun bisa kita hadapi,” tutupnya.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id)

Loading

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print Friendly, PDF & Email

terkait

.