Kesultanan Kutai Ing Martadipura Berikan Gelar Kebangsawanan Kepada Awang Ari Jusnanta

Awang Ari Jusnanta Bersampingan Dengan Sultan Kutai Ing Martadipuran Ke 21 Aji Muhammad Arifin UsaiPenberk

Portalborneo.or.id, KutaiTimur – Gelar bangsawan adalah penanda darah atau keturunan dengan istana sebagai bentuk penghargaan yang diberikan agar memiliki gelar bangsawan. Hal inilah yang disematkan kepada Awang Ari Jusnanta pada Erau Pelas Benua (2/10/2022) di Tenggarong, Kutai Kartanegara. Awang Ari Jusnanta meraih gelar Awang Arkananta yang diberikan oleh Sultan Aji Muhammad Arifin Ing Martadipura XXl.

Gelar kebangsawanan tidak sembarang orang dapat memakainya didepan namanya. Individu gelar kebangsawanan harus merupakan keturunan atau orang biasa yang diberi gelar oleh Sultan. Gelar yang dipegang oleh individu dapat membentuk status sosial mereka dalam kehidupan masyarakat. Dimana status sosial ini dapat mempengaruhi individu dalam berperilaku dan berperilaku di zaman modern sekarang ini.

Berita Lainnya:  Bersinergi Membangun Lingkungan di Bumi Anugerah Ilahi

“Konon gelar Awang itu muncul ketika Raja Kutai Kartanegara ke-2, Aji Batara Agung Paduka Nira menikah dengan Aji Paduka Suri. Dari turunan inilah terlahir gelar Awang sebagai panggilan terhormat sang raja kepada kerabat kerajaan yang umurnya lebih tua,” ujar Awang Ari Jusnanta.

Pria yang karib disapa Nanta menambahkan bahwa penganugerahan gelar bangsawan Kutai merupakan suatu wujud  perhatian kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura terhadapnya.

Berita Lainnya:  Fraksi KIR DPRD Kutim Setuju Perda APBD 2024 di Sahkan

“Pada dasarnya gelar itu adalah amanah yang harus dicontohkan dalam tindakan sehari-hari diimplementasikan dalam bentuk kegiatan nyata bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.

Gelar yang diberikan kata Nanta, merupakan bentuk perhatian Sultan terhadap orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat maupun pembangunan. Acara sakral pemberian gelar kebangsawanan kerabat dan kaula atau “Erau Adat Pelas Benua” Tahun 2022 ini disaksikan langsung oleh seluruh Forkopimda dan masyarakat Kutai Kabupaten Tenggarong Provinsi Kalimantan Timur.

Awang Ari Jusnanta memaparkan, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke XXI, Aji Mohammad Arifin memberikan gelar kepada 68 orang pada acara Bepelas malam ke tujuh (Bepelas terakhir) Erau Adat Pelas Benua tahun 2022, di Keraton/Museum Muawarman Tenggarong, Minggu (02/10) malam.

“Daftar pemberian gelar Kebangsawanan Kerabat dan Kaula tersebut, di bacakan oleh Raden Heriansyah usai Sultan Aji Mohammad Arifin melaksanakan prosesi Bepelas,” tandasnya.(jk)

Loading

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print Friendly, PDF & Email

terkait

.