Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Adanya Masterplane Kebudayaan Benua Etam

Foto: Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi.

Foto: Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi.

Portalborneo.or.id, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim untuk memikirkan agar dibuatnya masterplane tentang kebudayaan asli Benua Etam.

Menurutnya, budaya adalah suatu tradisi yang perlu dijaga dan dilindungi, agar ke depan tetap eksis menonjolkan keberadaannya baik dalam ranah nasional maupun internasional.

“Ini harus dipenuhi pemajuannya untuk dijaga keberlanjutannya,” tukas Reza.

Beberapa lalu, sambung Reza. Komisi IV DPRD Kaltim juga sempat berdialog dengan Komite Seni Budaya Nusantara Katim membahas tentang regenerasi kebudayaan Bumi Etam.

Sebagaimana perlu adanya campur tangan pemerintah dalam menciptakan ruang kepada setiap pelaku pencita seni dan budaya dalam mengeksplor diri.

Karena berbicara kesenian daerah, begitu banyak hal yang masuk dalam kategori budaya. Mulai dari makanan khas, tari-tarian, bahasa, pakaian adat dan sebagainya.

Reza pun membeberkan, pemerintah pusat dikabarkan akan mengucurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 6 miliar dalam waktu dekat untuk revitalisasi kebudayaan.

Kendati, nilai anggaran tersebut tidak sebanding dengan jumlah fasilitas kebudayaan (museum) yang ada.

“Seperti di Kukar, Paser, Berau dan lainnya.
Tentu berharap dak ini bisa bertambah nominalnya karena masih terbilang kecil,” kata Reza.

Di sisi lain, Reza mengakui jika mempertahankan kelestarian budaya tidak dapat dilakukan sendiri namun perlu kesadaran dan campur tangan semua pihak.

“Sebab itu berharap juga ke depan Pemerintah Provinsi Kaltim dan kabupten/kota bisa saling membantu dalam mengembangkan seni dan budaya Kaltim guna eksistensi dan tidak tenggelam oleh zaman,” tandasnya.

(Tim Redaksi Poralborneo.or.id/ADV/Fris)

Loading

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait