Salurkan Bantuan di Samboja Barat, Rendi Solihin Beber Kendala dalam Penanggulangan Kemiskinan

Foto: Wabup Kukar Rendi Solihin, Salurkan Bantuan di Samboja Barat.

Foto: Wabup Kukar Rendi Solihin, Salurkan Bantuan di Samboja Barat.

Portalborneo.or.id, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kmebali menyalurkan sejumlah bantuan untuk menunjang aktivitas masyarakat.

Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin ke masyarakat di Kecamatan Samboja Barat, Senin (13/11/2023).

Bantuan yang diserahkan meliputi tandon sebanyak 237 unit, peralatan Posyandu 64 paket, seragam Karang Taruna, pakaian Majelis Ta’lim dan fasilitas PKK.

Penyerahan bantuan tersebut merupakan perwujudan komitmen yang tertuang dalam Visi dan Misi “Kukar Idaman”, yakni mewujudkan masyarakat Kukar yang sejahtera dan berbahagia.

“Alhamdulillah kembali kami salurkan berbagai bantuan, yang diperuntukan untuk menunjang aktivitas masyarakat,” ucap Rendi Solihin.

Rendi menjelaskan, disetiap kunjungannya ia selalu menekankan mengenai upaya Pemkab Kukar dalam penanggulangan kemiskinan.

Ia menegaskan, dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan, Pemkab Kukar telah melakukan perencanaan secara terpadu, sistematis dan komprehensif, salah satunya melalui Program Rumah Besa Penanggulangan Kemiskinan (RBPK).

“Dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan, Pemkab Kukar mendorong partisipasi semua pihak, baik organisasi kemasyarakatan/ keagaamaan, Pemerintaha Desa melalui APBDesa termasuk dunia usaha,” jelasnya.

Untuk itu pihaknya terus memperbaiki data jumlah masyarakat yang tergolong dalam rumah tangga miskin.

Pasalnya, banyak data yang tidak valid, baik tercatat ganda, sudah pindah domisili, tercatat sudah meninggal dunia dan persoalan lainnya.

“Ini menjadi salah satu kendalanya, karena data yang kita terima tidak valid. Makanya, kami tekankan kepada Kepala Desa maupun Lurah untuk melakukan verifikasi dan validasi,” ungkap Rendi.

Hal ini juga berkaitan dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kukar.

Sejak kepemimpinan Edi Damansyah-Rendi Solihin, Pemkab Kukar memang tengah “berlari” untuk meningkatkan SDM, terlebih Kukar merupakan salah satu wilayah penopang utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Ya, tentukan kita harus menyiapkan SDM kita yang unggul, kompetitif dan juga bermartabat, sehingga memiliki daya saing tinggi untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat ini,” ucap Rendi.

Rendi mengungkapkan, setidaknya ada tujuh program yang berkaitan dengan peningkatan SDM, di antaranya, Program 1000 Guru Sarjana, Program Kukar Siap Kerja, Program Beasiswa Kukar Idaman, Program Keluarga Peduli Kesehatan, Program Gerakan Etam Mengaji (GEMA), Program Kukar Berkah dan Program Kesejahteran Sosial Idaman.

“Program-program yang telah disusun, bukan hanya terkait dengan pendidikan formal, informal dan non formal, namun juga berkaitan dengan aspek lain termasuk kaitannya dengan kesehatan dan keagamaan,” jelasnya.

“Harapan kita bahwa SDM Kukar bukan hanya unggul dan kompetitif dalam penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), namun juga terkait dengan Iman dan Takwa (IMTAK). Harus ada keseimbangan antara IPTEK dan IMTAK,” sambungnya.

Terakhir, ia berpesan kepada pengurus PKK, kader Posyandu dan petugas Puskesmas untuk gencar dalam menekan angka gizi buruk dan stunting.

“Pendampingan dan edukasi menjadi bagian penting untuk mengurangi resiko terjadinya kasus gizi buruk dan stunting khususnya pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan,” pungkasnya.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id)

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait