Komentar DPRD Samarinda Soal Larangan Siswa Berkendara Sendiri ke Sekolah

Foto: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain.

Foto: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain.

Portalborneo.or.id, Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda memberikan komentarnya soal adanya larangan siswa membawa kendaraan sendiri ke sekolah.

Komentar tersebut dilontarkan Wakil Ketua Komisi IV Samarinda, Sani Bin Husein yang menyatakan bahwa dirinya mendukung akan adanya larangan berkendara bagi siswa tersebut.

Pria yang karibnya disapa Sani itu menyebutkan, bahwa ada dua aturan yang dilanggar apabila siswa membawa kendaraan sendiri ke sekolah, yaitu aturan berlalu lintas dan melanggar aturan sekolah.

“Hal tersebut sudah jelas aturan bahwa anak di bawah umur tidak diperbolehkan untuk membawa kendaraan pribadi ke sekolah,” tuturnya.

Terlebih, lanjutnya bahwa emosional anak-anak pelajar masih belum stabil. Bahkan sudah banyak contoh di jalanan, anak-anak mengebut saat berkendara dengan masih menggunakan seragam sekolah.

Ditambah lagi, tidak jarang para pelajar ini berkendara dalam keadaan tidak sefty seperti tidak menggunakan helm. Maka dari itu, ia mendukung betul kebijakan baru yang dikeluarkan tersebut.

“Jadi sekolah tindak tegas, polisi juga menindak tegas. Karena kalau kita lihat, yang kebut-kebutan di jalan itu anak sekolah, belum lagi mereka tidak pakai helm,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sani menyebut ada banyak alasan yang justru meminta agar kebijakan tersebut dievaluasi. Salah satunya karena kesibukan orang tua bekerja sehingga tak mempunyai waktu untuk mengantar anaknya.

Tetapi, ia tegaskan bahwa perihal tersebut bukan menjadi alasan. Pasalhya, yang namanya orang tua harusnya menjaga keselamatan anaknya sendiri.

“Menjaga keselamatan adalah hukum tertinggi, tak hanya itu, tetapi juga merupakan kasih sayang tertinggi,” tuturnya.

(Rdn/AdvDPRDSamarinda)

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait