Komisi III Tantang Dinas PUPR Samarinda Bisa Optimalkan Anggaran Rp 1,2 Triliun

Foto – Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani.

Samarinda – Program anggaran monumental Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, mencapai Rp 1,2 Triliun, mendapat perhatian Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas PUPR, Angkasa Jaya Djoerani mengungkapkan keprihatinan atas progres program pembangunan yang masih tergolong kecil hingga pertengahan tahun anggaran 2023.

“Program yang diajukan Dinas PUPR sekitar Rp 1,2 triliun di tahun 2023 baru terealisasi fisik sekitar 19 persen. Ini masih di bawah harapan,” ungkap Angkasa.

Meskipun anggaran yang dialokasikan baru mencapai 17 persen, Angkasa Jaya Djoerani menyampaikan optimisme bahwa penyerapan anggaran dapat meningkat hingga mencapai 95 persen pada akhir tahun.

“Kami berharap semua program dapat terlaksana tanpa menyisakan sisa anggaran seperti tahun sebelumnya,” tambahnya.

Sejumlah program dengan alokasi anggaran besar, seperti polder di Air Hitam, Pampang, dan Bengkuring, serta penurapan Sungai Karang Mumus dan pembangunan terowongan Gunung Manggah, mendapat sorotan khusus.

Dalam pengawasannya, Komisi III DPRD berencana untuk memanggil kontraktor dan Dinas PUPR untuk memastikan progres yang rinci dari program-program tersebut.

“Anggaran Dinas PUPR merupakan yang terbesar, sehingga kinerjanya harus dimaksimalkan,” pungkas Angkasa Jaya Djoerani.(Adv/DPRDSamarinda)

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait