Kunjungan Pansus Raperda DPRD Kutai Kartanegara untuk Perkuat Wawasan Kebangsaan

Foto: Pansus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan kunjungan kerja konstruktif ke DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Pertemuan ini berlangsung pada Senin (23/10) di Ruang Rapat Gedung E Lantai 1 Kantor DPRD Kaltim (Ist).

Foto: Pansus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan kunjungan kerja konstruktif ke DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Pertemuan ini berlangsung pada Senin (23/10) di Ruang Rapat Gedung E Lantai 1 Kantor DPRD Kaltim (Ist).

Portalborneo.or.id, Samarinda – Mewakili Pimpinan, S. Roy Hendrayato, Tenaga Ahli Pansus Penyelenggara Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan DPRD Provinsi Kalimantan Timur, menerima kunjungan Pansus Raperda DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara pada Senin (23/10) di Ruang Rapat Gedung E Lantai 1 Kantor DPRD Kaltim.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pansus Raperda DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara untuk memperkuat pemahaman wawasan kebangsaan melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kabupaten tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, S. Roy Hendrayato menyambut baik kunjungan Pansus Raperda dan menegaskan pentingnya memahami dan memperkuat wawasan kebangsaan, terutama di tengah kondisi saat ini di mana pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila dapat mengalami penurunan, terutama di kalangan generasi muda.

“Pada prinsipnya, kami sebagai tenaga ahli dari Pansus Penyelenggara Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan menerima pertanyaan dan memberikan masukan seputar perancangan Raperda ini. Kami berharap inisiatif yang dilakukan oleh DPRD Provinsi dapat menjadi contoh untuk daerah lain, khususnya terkait pemahaman Pancasila yang perlu ditanamkan kembali,” ucap Roy.

Ketua Pansus DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Betaria Magdalena, menyampaikan niatan untuk segera menyelesaikan dan mensosialisasikan Raperda setelah disahkan. Beliau menekankan bahwa wawasan kebangsaan memiliki peran kunci dalam membentuk karakter generasi muda sebagai penerus bangsa.

“Kami ingin menjadikan Raperda ini sebuah Peraturan Daerah yang segera disahkan dan disosialisasikan. Generasi muda perlu memiliki pemahaman yang baik tentang nilai-nilai Pancasila, terutama di era perkembangan teknologi yang semakin pesat,” ujar Betaria.

Semangat untuk memastikan pemahaman dan penerapan nilai-nilai wawasan kebangsaan yang kuat di tengah masyarakat menjadi fokus utama dalam kunjungan tersebut. Harapannya, upaya ini dapat membantu menciptakan generasi muda yang memiliki moral dan etika sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, sejalan dengan perkembangan zaman.

(ADV/dprd/frc/131)

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait