Buka FGD Penguatan Fungsi TKKSD, Sekda Kukar Tegaskan Agar Tetap Berpedoman Terhadap RPJMD

Foto: Sekda Kukar Sunggono membuka Focus Group Discussion (FGD), dengan tema “Penguatan Tugas dan Fungsi Tim Koordinasi Kerjasama Daerah (TKKSD)", di Ballroom Crystal Hotel Mercure, Samarinda. (HO/Prokom)

Foto: Sekda Kukar Sunggono membuka Focus Group Discussion (FGD), dengan tema “Penguatan Tugas dan Fungsi Tim Koordinasi Kerjasama Daerah (TKKSD)", di Ballroom Crystal Hotel Mercure, Samarinda. (HO/Prokom)

Portalborneo.or.id, Kutai Kartanegara – Bagian Kerjasama Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Focus Group Discussion (FGD), dengan tema “Penguatan Tugas dan Fungsi Tim Koordinasi Kerjasama Daerah (TKKSD)”, di Ballroom Crystal Hotel Mercure, Samarinda, Jumat (20/10/2023).

FGD tersebut dibuka oleh Sekda Pemkab Kukar, Sunggono, yang menyampaikan sambutan dari Bupati Kukar, Edi Damansyah.

Sunggono menegaskan, hendaknya harus jelas, lugas dan tegas, apapun bentuk kerjasamanya, dengan siapapun atau pihak manapun, ujungnya harus berdampak pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta percepatan pemenuhan pelayanan publik.

“Artinya, jika kerja sama yang dilakukan tidak berdampak pada kedua hal tersebut, maka sebaiknya tidak perlu melakukan kerja sama daerah,” ungkapnya.

Diketahui, Kukar memiliki Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026, yang hingga kini masih menjadi pedoman dalam melaksanakan berbagai kebijakan.

Untuk itu, terkait dengan keberadaan TKKSD, apapun bentuk kegiatannya tidak boleh lepas dari RPJMD tersebut, karena TKKSD adalah tim yang dibentuk oleh Kepala Daerah.

Sunggono menambahkan, menjadi sangat penting jika semua anggota TKKSD wajib untuk memahami dengan utuh apa yang menjadi tujuan akhir dari RPJMD.

Menurutnya, sungguh tidak relevan jika kemudian ada anggota TKKSD yang tidak atau belum memahami isi dari RPJMD, karena jika itu terjadi maka berbagai kerja sama yang dirancang bukan mustahil tidak bersentuhan sama sekali dengan upaya-upaya pencapaian tujuan.

“Kita menyadari bahwa periodisasi kepemimpinan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah saat ini tidaklah sama dengan sebelum-sebelumnya, di mana untuk periodisasi kepemimpinan Kepala Daerah saat ini hanya efektif berjalan kurang lebih selama 3 tahun 8 bulan.”

“Oleh karena itu, menjadi penting untuk berakselerasi dengan kondisi tersebut, termasuk TKKSD dan FGD yang dilakukan hari ini, hendaknya menjadi sarana bagaimana penguatan, sekaligus menjadi sarana untuk melakukan upaya akselerasi terhadap pencapaian target-target RPJMD,” sambungnya.

Untuk itu, TKKSD harus benar-benar bisa memilah dan memilih mana kerja sama daerah yang sungguh-sungguh prioritas untuk segera dilaksanakan.

TKKSD dengan tugas dan fungsinya harus benar-benar cermat untuk memilih, merancang dan melaksanakan kerja sama daerah yang benar-benar berdampak signifikan terhadap keberhasilan pencapaian RPJMD.

Ia yakin para pihak akan saling menguatkan satu sama lain.

Dan, kepada pihak yang dikritisi atau diberikan masukan, hendaknya benar-benar bersifat terbuka untuk dapat menerimanya dengan obyektif.

Di sisi lain, pihak yang memberikan masukan atau mengkritisi, maka berikan sekaligus solusi sehingga pada akhirnya forum FGD.

Sementara itu, Kepala Bagian Kerja sama Setkab Kukar, Ismi Nurul Huda menambahkan, latar belakang dilaksanakannya FGD, dalam rangka penyempurnaan koordinasi dan kerja sama daerah yang berfokus pada tugas fungsi tim koordinasi.

Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah dapat mengembangkan pemahaman bersama atas pemerintah daerah, pemangku kepentingan dan akademisi tentang TKKS.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 60 peserta terdiri dari kepala perangkat daerah, akademisi dan tim koordinasi daerah, serta jajaran Bagian Kerjasama.

Melalui kegiatan ini diharapkan akan memiliki pemahaman yang sama dan lebih mendalam tentang regulasi dan peraturan terkait TKKSD dalam dalam kontek kerjasama daerah, dan ini sangat membantu dalam menghindari penafsiran yang salah dan kebingungan dalam mengimplementasikan pelaksanaannya.

Sedangkan narasumber yang dihadirkan, di antaranya Bimo Aryo Tedjo, sebagai Kepala Subdirektorat kerjasama dan Penyelesaian Perselisihan Antar Daerah dan Pelayanan Umum Kementerian Dalam Negeri RI, serta Akhmad Taufik Hidayat, sebagai Asisten I Setkab Kukar.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id)

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait