71 Desa di Kaltim Akan Teraliri Listrik pada Tahun Ini

Foto: Ilustrasi keperluan listrik di desa (ist)

Foto: Ilustrasi keperluan listrik di desa (ist)

Portalborneo.or.id, Samarinda – PLN (Perusahaan Listrik Negara) sebagai penyedia energi kelistrikan terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Hingga Agustus 2023, PLN mencapai Rasio Desa Berlistrik (RDB) sebesar 83,72 persen dan Rasio Elektrifikasi (RE) mencapai 94,95 persen.

Pada tahun ini, PLN menargetkan akan menyediakan aliran listrik ke 71 desa di Kaltim. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya menargetkan sekitar 25-30 desa per tahun. Meskipun capaian RDB dan RE sudah signifikan, masih terdapat 169 desa yang belum terlayani oleh PLN dan masih menggunakan sumber listrik alternatif seperti PLTS komunal, LTSHE, PLTD Pemda, PLTMH, dan swadaya masyarakat.

Dalam upayanya meningkatkan akses listrik bagi warga, Pemprov Kaltim juga turut memberikan bantuan. Pada tahun ini, Pemprov Kaltim melalui Dinas ESDM telah membangun 42 PLTS di desa-desa terpencil yang tidak dapat terjangkau oleh listrik PLN. Pada tahun depan, Pemprov berencana memberikan 2.000 sambungan listrik gratis kepada keluarga pra sejahtera.

Meski Kaltim kaya akan sumber daya alam, masih ada kendala dalam pemerataan sumber energi listrik. Sejumlah desa yang berada di wilayah pedalaman dan perbatasan, terutama di Kutai Barat dan Mahakam Ulu, masih belum teraliri listrik PLN. PLN mencatat bahwa kondisi kelistrikan di Sistem Mahakam mengalami surplus sebesar 400 Mega Watt (MW), tetapi sulit untuk disalurkan ke desa-desa yang belum terjangkau listrik karena belum ada jaringan listrik penghubungnya.

Pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltim terus berupaya melakukan pemerataan aliran listrik ke desa-desa yang masih memerlukan akses listrik. Meskipun masih ada kendala, mereka berkomitmen untuk meningkatkan ketersediaan listrik di seluruh wilayah Kaltim.

(adv)

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait